berita

The Habibie Center, berkerjasama dengan Hanns Seidel Foundation menyelenggarakan Workshop dengan tema “Memperkuat Toleransi Melalui Institusi Sekolah” di Hotel Aston Bogor, pada tanggal 14-15 Mei 2011. Workshop ini ditujukan bagi 30 guru sekolah  menengah atas di JABODETABEK, yang terdiri dari guru-guru Agama, Bimbingan Konseling, mata pelajaran PKN, dan Pembina OSIS dari SMA Negeri maupun Swasta.  Direktur Eksekutif The Habibie Center, Rahimah Abdulrahim dan Kordinator Program Hanns Seidel Foundation, Ir. Nila Puspita memberikan kata sambutan pada awal acara tersebut.

Tujuan dari kegiatan ini adalah: (1) menyediakan pelatihan bagi para guru sekolah untuk meningkatkan pemahaman dan sikap toleransi di sekolah; (2) menyediakan pelatihan bagi para guru agar kemudian menanamkan nilai-nilai tersebut kepada anak didik di sekolah; (3) membekali para guru keterampilan menulis agar mampu menyosialisasikan nilai dan sikap toleransi di sekolah maupun di masyarakat lebih luas.

Terdapat tujuh sesi dalam workshop, yaitu pertama, Direktur Pascasarjana UIN Jakarta, Prof. Dr. Azyumardi Azra memberikan presentasi mengenai “Pola dan Akar Konflik Antarumat Beragama di Indonesia”. Selanjutnya pada sesi kedua,  Prof. Deddy Mulyana, Guru Besar Ilmu Komunikasi Unpad berbicara tentang “Beberapa Prinsip dalam Komunikasi Antarkelompok”. Sesi ketiga, Dr. Ade Armando (Dosen Komunikasi Universitas Indonesia), memberikan penjelasan  mengenai “Peran Media dalam Situasi Konflik”. Sesi hari pertama diakhiri dengan  diskusi antara guru-guru membahas rencana tindak lanjut dari  workshop ini. Sesi selanjutnya adalah “Menyuarkan Toleransi Melalui Keterampilan Menulis” .  Sesi ini menghadirkan pembicara Farid Gaban (penulis dan wartawan senior). Pada akhir acara, guru-guru mempresentasikan hasil diskusi mereka, yakni rencana tindak lanjut yang akan mereka lakukan di sekolah masing-masing. Salah satu tindak lanjut yang dibuat oleh peserta workshop adalah menyelenggarakan lomba poster bertema toleransi di sekolah.

Worshop ini mendapat sambutan dan antusiasme dari para guru.  Harapannya, workshop serupa dapat mengundang lebih banyak guru-guru sekolah.

 

berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

'