berita

JAKARTA – Pada hari Rabu, 25 Mei 2016, The Habibie Center akan mengadakan dialog Talking ASEAN dengan tema “The Prospect for Maritime Law Enforcement Cooperation in the Region” di gedung The Habibie Center, Jakarta. Talking ASEAN kali ini akan menghadirkan Dr. Arie Afriansyah (Djoko Soetono Research Center, Rene Pattiradjawane, (Center for Chinese Studies Foundation, Indonesia), and Muhamad Arif (Peneliti, The Habibie Center) dengan A. Ibrahim Almuttaqi (Head, ASEAN Studies Program, The Habibie Center) sebagai moderator.

Penyelenggaraan Talking ASEAN kali ini bertujuan untuk: (a) mengidentifikasi ancaman-ancaman keamanan maritim transnasional yang bersifat non-tradisional, khususnya pembajakan dan perampokan bersenjata di Asia Tenggara; dan (b) menganalisa berbagai hambatan dan kesempatan yang muncul bagi kerjasama maritim di Asia Tenggara secara umum dan kerjasama dalam upaya penegakkan hukum maritim secara khusus.

Meningkatnya berbagai ancaman keamanan maritim yang bersifat transnasional dan non-tradisional serta adanya resiko eskalasi dari militarisasi di Laut Cina Selatan telah memunculkan kebutuhan akan pentingnya kerjasama maritim di kawasan. Negara-negara di kawasan perlu menginisiasi kerangka kerjasama maritim yang dapat memaksimalkan kapabilitas negara secara individual dan menggabungkannya untuk mendapatkan suatu respon kolektif. Meskipun demikian, terdapat perbedaan kapabilitas yang cukup besar antara negara-negara di kawasan. Koordinasi domestik antara agensi keamanan laut juga menjadi suatu permasalahan. Meskipun terdapat berbagai hambatan, kerjasama antara agensi penegakan hukum maritim di kawasan masih menjadi suatu solusi menjanjikan untuk mengatasi berbagai tantangan kontemporer di kawasan laut Asia Tenggara.

Pada dialog Talking ASEAN ini, panelis ahli akan menggarisbawahi pentingnya kerjasama keamanan maritim untuk mengatasi berbagai ancaman keamanan di kawasan.

Dialog Talking ASEAN dalam ““The Prospect for Maritime Law Enforcement Cooperation in the Region” merupakan salah satu rangkaian dari 12 dialog yang diselenggarakan secara rutin setiap bulan oleh The Habibie Center

berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

'