berita

Pada Hari Rabu, 3 Maret 2013, The Habibie Center mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah kunjungan oleh delegasi Komite Luar Negeri Parlemen Estonia. Pertemuan ini diadakan di kantor The Habibie Center di Jakarta dan berlangsung selama hampir dua jam. Pertemuan ini dimaksudkan untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Estonia serta mengenal lebih jauh tentang kebijakan luar negeri Indonesia.

Merujuk pada fakta bahwa ini adalah kunjungan pertama yang pernah dilakukan parlemen Estonia ke Indonesia, delegasi yang hadir tertarik untuk mengetahui apa yang menjadi tantangan utama di Asia Tenggara jika dilihat dari perspektif Indonesia dan apa peran yang dimainkan Indonesia di kawasan ASEAN. Para delegasi mengetahui bahwa status Indonesia sebagai sebuah negara demokrasi – yang terbesar ketiga di dunia – secara umum telah memberikan Indonesia sebuah kepercayaan diri dalam berinteraksi di kancah regional dan global. Meskipun diakui bahwa Indonesia masih menghadapi kekhawatiran berkaitan dengan beberapa masalah dalam negeri, dirasakan bahwa demokratisasi Indonesia sudah mengakar dan tidak dapat diubah lagi.

Berkaitan dengan isu pembentukan Masyarakat ASEAN, para delegasi memahami pentingnya berpusat pada nilai-nilai yang umum (seperti demokrasi) dan bukan hanya kepentingan umum (seperti kepentingan ekonomi). Beberapa tantangan utama yang dibahas selama kunjungan antara lain masalah Laut Cina Selatan; ketegangan di Semenanjung Korea; dan juga kekhawatiran bahwa Indonesia melakukan kegiatan kebijakan luar negeri yang terlalu luas. Saran yang diberikan selama diskusi meliputi: kebutuhan untuk enam Negara ASEAN non-penuntut Laut Cina Selatan untuk memainkan peran yang lebih aktif dalam membawa para pihak penuntut untuk bersatu; Pembicaraan Enam Pihak tentang isu Korea untuk diperluas dan mencakupi ASEAN; penunjukkan kembali Duta Besar Keliling untuk isu Non-Blok, dan keterlibatan yang lebih besar dari masyarakat sipil contohnya think-tank seperti The Habibie Center untuk mendukung upaya Pemerintah di level Track 1,5 dan Track 2.

Delegasi Parlemen Estonia yang hadir adalah Mr. Marko Mihkelson, Ketua Komite Luar Negeri (IRL Party); Mr. Enn Eesmaa, Wakil Ketua Komite Luar Negeri (Center Party); Mr. Margus Hanson, Anggota Komite Luar Negeri (Reform Party); Mr. Andres Unga, Duta Besar Estonia untuk Indonesia dan Mr. Olev Aarma, Kepala Sekretariat, Komite Luar Negeri. Para delegasi ini disambut oleh Direktur Eksekutif The Habibie Center, Ms. Rahimah Abdulrahim. Para ahli dan kolega dari The Habibie Center yang turut hadir adalah Prof. Dr. Dewi Fortuna Anwar, Chairwoman of the Institute for Democracy and Human Rights, Prof. Dr, Hasjim Djalal,  anggota Board of Experts, and Ibrahim Almuttaqi, ASEAN Studies Program Officer.

berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

'