berita

 

Jakarta, 25 Maret 2015

Di Rusia, pada masa Soviet media berada dalam kontrol pemerintah, pada saat itu media besar menjadi perpanjangan tangan pemerintah. Pemerintahan Gorbachev mengubah kondisi ini dengan membuka media di Soviet seiring dengan liberalisasi ekonomi. Tetapi, seteleh periode liberisasi tersebut, analis melihat tren yang menarik terkait media pada abad ke-21 di Rusia. The European Journalism center contohnya telah memperhatikan bahwa hanya ada satu stasiun tv nasional yang dimiliki secara penuh ataupun sebagian oleh negara.

Pengalaman Rusia dalam mengembangkan media mereka cukup berbeda dengan Indonesia. Sekitar tahun 1998, Indonesia mengalami krisis moneter yang berdampak pada terjadinya krisis sosial dan kekacauan massal. Masyarakat Indonesia pada saat itu menanggapi krisis yang terjadi dengan tuntutan diberikannya kebebasan berpendapat dan demokrasi yang berdasar kepada hak asasi manusia. Pemerintahan Habibie menjadikan kebebasan pers pada saat itu menjadi salah satu prioritas utama. Bersama dengan DPR, pemerintah mengeluarkan UU No. 9/1992 tentang kebebasan berbicara di ruang publik. Undang-undang tersebut telah memberi izin media untuk bergerak dinamis hingga saat ini.

Atas dasar latar belakang di atas, The Habibie Center (THC) dengan semangat mempelajari peran yang dapat dimainkan oleh media dalam berbagai konteks di berbagai negara di seluruh belahan dunia, mengadakan diskusi publik ini. Adapun tujuan dari diadakannya diskusi publik mengenai peran media pada abad 21 di Rusia ini adalah: untuk membahas perkembangan media di Rusia, sejak berakhirnya masa kekuasaan Soviet hingga saat ini; untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan untuk mengembangkan media Rusia di abad 21.

Diskusi ini menghadirkan Andrey Bystristky, Dekan Fakultas Komunikasi, Media, dan Desain, National Research University Higher School of Economics; Dr. Henny Saptatia, Kepala Graduate School of European Studies, Universitas Indonesia; Satrio Arismunandar; jurnalis senior di Indonesia.

berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

'