Keakraban keduanya juga terpancar dalam pertemuan itu. Saat datang dengan sedan Mercedes Benz tua bernomor polisi B 521 RI, Presiden menyambut di teras Kantor Presiden. Seperti biasa, keduanya beradu pipi kiri dan kanan sambil mengucap salam.Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi. Saat pulang pun keakraban seperti ini juga diperlihatkan.
Selain memberikan dukungan moral untuk pengelolaan pembangunan dan pemerintahan, Habibie juga memberi dorongan agar semua proses pemilu berlangsung baik. Saat pertemuan terakhir Habibie juga datang memberikan apresiasi atas kemajuan Indonesia saat ini.
”Ini bukan endorsement. Beliau tidak datang memberikan endorsement. Beliau berharap semua permasalahan bisa dikelola dengan baik dan justru beliau mengingatkan pentingnya semacam GBHN, seperti pada era Presiden Soeharto,” ujar Presiden.
Kepada Habibie, Presiden menyampaikan bahwa menurut undang-undang, Indonesia saat ini memiliki Rencana Pembangunan Jangka Panjang dan Menengah (RPJPM) 2025. RPJPM itu wajib dirujuk calon presiden dan calon wakil presiden dalam menyusun visi, misi, dan program aksi.