Acara yang dihadiri oleh 23 delegasi dari Taiwan dan 25 delegasi dari Indonesia. Para peserta dialog ini berasal dari berbagai latar belakang diantaranya departemen luar negeri, pemerintah daerah, partai politik, kampus, media massa, LSM dan lembaga penelitian. Mereka membahas isu-isu seputar politik, ekonomi, keamanan non-tradisional, sosial dan budaya diantara kedua negara.
Dialog ini ditujukan agar terjalin komunikasi yang lebih intensif dan hubungan yang lebih erat antar dua negara. Walaupun Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatis dengan Taiwan –kebijakan luar negeri Indonesia menganut one china policy – namun diharapkan Indonesia tidak kaku dalam menafsirkan kebijakan tersebut. Taiwan sebagai negara ’Macan Asia’ ketiga (setelah Jepang dan Singapura) merupakan mitra ekonomi dan perdagangan yang sangat strategis bagi Indonesia.
Pada hari akhir acara, 8 Desember 2009, kedua pihak delegasi menyepakati beberapa hasil dialog diantaranya berkomitmen untuk meningkatkan saling pengertian dan kerja sama di masa mendatang dalam bidang pendidikan (riset dan penyediaan beasiswa) serta dalam program pertukaran pemuda dan wartawan (youth and jurnalist).
Dialog ini merupakan forum dialog kedua yang telah dilaksanakan oleh The Habibie Center bekerjasama dengan TETO. Dialog pertama diselenggarakan pada tahun 2007 dengan fokus pada dialog antar calon pemimpin muda.