Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret 2019 mendatang, The Habibie Center (THC) menyelenggarakan Gelar Wicara dan Pameran bertema “Perempuan Penggerak Perdamaian (PERAN)” pada Senin, 4 Maret 2019 pukul 13.00-17.00 di Auditorium Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta. Gelar Wicara ini menghadirkan lima pembicara, yaitu: Sakidyah Ma’ruf (Standup Comic, BBC 100 Women 2018), Cherly C. Laisina atau Othe Patty (Aktivis Perdamaian Ambon), Atun Wardatun, Ph.D (Aktivis Perdamaian Lombok), Lily Puspasari (Program Management Specialist, UN Women Indonesia), dan Nurina Vidya Hutagalung (Program Manager, The Habibie Center) serta dimoderasi oleh Ira Novita (Portal Informasi NGO Indonesia atau PINGO.ID).

Gelar Wicara ini sekaligus menjadi bagian puncak program Perempuan Penggerak Perdamaian (PERAN) yang telah berjalan selama tujuh bulan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Maluku dengan dukungan UN Women. Melalui program PERAN, The Habibie Center telah bekerja sama dengan Nusa Tenggara Centre dan Institut Tifa Damai Maluku melaksanakan empat pelatihan fasilitator dialog dan mediasi, serta empat belas dialog tingkat komunitas di NTB dan Maluku. Sebagian besar peserta program adalah perempuan dari berbagai latar belakang mulai dari ibu rumah tangga, guru PAUD, dosen, mahasiswa, aktivis, hingga wartawan. Mereka juga berasal dari penganut agama yang beragam seperti Islam, Katolik, Protestan, Buddha, dan Hindu.

Dua pembicara pada Gelar Wicara PERAN merupakan alumni peserta pelatihan tersebut, yaitu Atun Wardatun, Ph.D dan Cherly C. Laisina atau Othe Patty. Atun Wardatun merupakan seorang dosen UIN Mataram yang aktif dalam memajukan pendidikan perdamaian untuk perempuan di NTB. Salah satu kontribusinya adalah mendirikan La Rimpu (Sekolah Rintisan Perempuan untuk Perubahan) di Bima, NTB. Sedangkan Othe Patty adalah aktivis yang ikut mengupayakan perdamaian di Ambon pada masa konflik 1999-2002 lalu, dan hingga kini tetap aktif menjaga kerukunan antar masyarakat dan umat beragama di Ambon.

Program manager PERAN, Nurina Vidya Hutagalung menjelaskan, “Peran aktif perempuan dalam membangun kerukunan antar masyarakat dan menyebarkan perdamaian adalah kunci penting untuk mewujudkan kohesi masyarakat yang harmonis.”

Selain Gelar Wicara, program PERAN juga menyelenggarakan pameran yang mengangkat cerita para perempuan penggerak perdamaian di NTB dan Maluku serta program-program THC lainnya yang juga berfokus pada pembangunan perdamaian.

Kontak:

Anissa Dini

The Habibie Center
Jl. Kemang Selatan No. 98 Jakarta 12560
Tel: (62-21) 7817211
Fax: (62-21) 7817212
Email: anissa@habibiecenter.or.id

Share

Komentar

Tinggalkan balasan

Ingin mendapatkan informasi aktifitas The Habibie Center?